Laman

Rabu, 01 Februari 2012

Awalnya Iseng Akhirnya Ketagihan

       Lagi-lagi saya ingin 'nyampah' alias cerita-cerita tidak penting di blog ini. It's about my hobbies, one of them is reading. Tentu saja bukan buku pelajaran dan sejenisnya. Buku-buku tersebut jelas TIDAK cocok untuk mengisi waktu senggang (menurut saya). Karena, buku-buku tersebut melatih otak kita untuk berpikir keras lagi, lagi dan lagi. Sedangkan untuk mengisi waktu senggang (yang juga merupakan upaya refreshing untuk saya), kita butuh sesuatu yang bisa menghibur atau membangkitkan daya imajinasi kita (remember: "Imagination is more important than knowledge"). Jadi, saya lebih suka membaca novel atau komik.
       Dulu, sejak saya kecil hingga saya SMP, saya jarang sekali merasa stres. Mungkin karena masih berjumpa dengan rumah dan penghuninya, jadi selalu ada hal yang bisa meredam rasa stres tersebut. Saya juga tidak pernah membaca novel atau buku-buku sejenisnya saat itu (kecuali komik, I really-really like Hagemaru). Yang saya ingat saya hanya pernah membaca Chicken Soup (oleh Jack Canfield, dkk) yang dibawa oleh teman saya, dan ternyata lumayan. Ceritanya banyak menginspirasi.. :)

Pengalaman Setahun Lalu

written January 31st,2012 at 23.50     

       Tepat setahun lalu, 31 Januari 2011, saya masih melek di kasur asrama putri SMA Semesta Semarang sambil ngobrol dengan teman-teman saya. Saya dulu terbiasa begadang.. Makanya sekarang juga masih sering begadang. Ditambah lagi pagi itu saya tidur pulas saat teman-teman bersekolah (bolos, bu, hehe). Jadi, tambah tidak bisa tidur :p
       Kenapa saya bolos?
       Timbul pertanyaan.. (kok jadi kayak pak Wisben Stand Up Comedy malah)
       Pagi itu saya sampai di asrama pukul tujuh lebih bersama teman-teman seperguruan saya, Trio Math itu (siapa lagi kalau bukan Rindra, Tyar dan Tryan, tiga jagoan matematika di angkatan saya). Kami baru saja pulang dari mengikuti kompetisi yang namanya LOGIKA di UI. Walaupun tidak menang, tapi overall 'menyenangkan' lah (menyebutkan kata menyenangkan secara ikhlas-tidak ikhlas). Lumayan refreshing di saat teman-teman hectic belajar dan try out UN. Hahaha.. (ngomong aja anak matematika pemalas semua)
       Kami berangkat dari Semesta Jumat pagi saat kelas belum dimulai (hitung sendiri tanggal berapa, kalau tidak salah sih 29 Januari). Kami hampir tertinggal kereta

Senin, 30 Januari 2012

Pria pun Menitikkan Air Mata

written January 21st,2012 at 7.50 am
in Paskal Hypersquare

       Mungkin yang membaca judulnya akan bertanya-tanya siapa yang menitikkan air mata. Oke, kita mulai saja ceritanya..
       Hari ini hari Sabtu, jatahku melatih anak-anak di Paskal seperti biasa. Karena beberapa hari ini aku hidup tanpa penunjuk waktu yang benar, ternyata jamku kelebihan 40 menit *so bad*. Dan alhasil, aku yang biasanya telat sekitar 15 menit malah datang 15 menit sebelum dimulai. Ternyata ada ritual di tempat les tersebut sebelum pelatihan dimulai (kok kesannya jadi horor ya?). Tapi ritual itu hanya sebutanku saja lho, maaf kalau berlebihan, hahaha...
       15 menit sebelum kelas dimulai, seluruh peserta pelatihan berkumpul di lantai 2 untuk mendengarkan Pak Aron (yang punya les-lesan) bercerita (semacam sohbet lah kalau untuk anak Pasiad). Berhubung pada pertemuan sebelumnya saya pernah mendengarkan sedikit sohbet beliau (di bagian ending-nya saja) yang isinya semacam motivasi untuk anak-anak, saya pikir kali ini juga begitu, isinya motivasi semua. Ternyata bukan.
       Pagi ini beliau bercerita tentang masa lalu. Tentang anak sulung beliau yang sangat ia banggakan.

Minggu, 29 Januari 2012

Masa Libur Semester 1

Oke, masa libur ITB dimulai dari tanggal 20 Desember 2011 hingga 23 Januari 2012.
Libur ini sebenarnya kurang menyenangkan untuk saya karena beberapa hal.. Tapi ada juga yang menyenangkan.. Saya ceritakan saja kronologinya..

1. Minggu pertama saya habiskan di SMA saya, Semesta, bersama kakak kelas saya (biasa dipanggil Ita). Kami di sana untuk mengasah otak sambil mencari hiburan, hehe. Melihat ekspresi wajah adik -adik kelas yang pusing mengerjakan soal memang hiburan yang cukup berarti menurut saya. *evillaugh*
Selain itu di sana saya bertemu mantan guru terbaik saya (Mr. Ali Evmez) dan teman sekelas saya dulu (Dhini), juga makan enak (karena ada Zumre-rapat guru Pasiad- yang sedang dilangsungkan). Tapi sayangnya, hari H saya pulang laptop saya tiba-tiba rusak.*sedih*

2. Minggu kedua (yang diakhiri Tahun Baru) saya habiskan di rumah saja untuk melepas rasa rindu terhadap gubug kami dan tentu saja para penghuninya :) Di hari kedua saya di rumah, adik saya mulai beraksi utak-atik barang-barang saya, terutama kamera. Dia langsung saja cekrak-cekrik sana-sini. Dan foto itu adalah foto hasil narsisnya sendiri..
Di rumah, hari-hari saya dipenuhi dengan TV, TV, dan TV. Setidaknya lumayan menjadi pengganti laptop. Efeknya saya jadi suka Rafael Smash dan saya hafal lagu boy-girlband Indonesia serta band-band lama yang sudah lama tidak saya dengar lagunya. Ckckck..

ADA CINTA

SM*SH version




Ada cinta yang kurasakan
saat bertatap dalam canda
Ada cinta yang kaugetarkan
saat kuresah dalam harap
Oh indahnya.. Cinta..


Pernah kuragu akan sikapmu
Tapi mengapa kini semuanya indah?
Oh resahnya..


Ada cinta yang kurasakan
saat bertatap dalam canda
Ada cinta yang kaugetarkan
saat kuresah dalam harap
Oh indahnya..

Welcome 2012 !!

Hmm, ini pertama kalinya saya mengucapkan selamat datang kepada tahun 2012.. Bahkan saat pergantian tahun pun saya tidak mengucapkan "Selamat Tahun Baru" atau sejenisnya secara langsung maupun melalui media sosial dan kepada siapa pun.
Kenapa?
Karena..
Nggak papa sih, males aja, hehe.
Entah kenapa mendekati akhir taun mood jauh dari kata bagus.. Ditambah laptop sayang ini rusak. Yaaah, sempurna sudah hidup ini (lebay kumat). Sudah terhitung sebulan lebih saya memendam unek-unek saya. Mungkin bukan memendam lebih tepatnya, tapi melampiaskan. (what's the diference?)
Jadi, mungkin akan ada post bertubi-tubi disini yang tidak lain adalah curcol saya. :p
Akhir kata,
pesan  buat tahun ini : "2012, berpihaklah padaku"

Jumat, 02 Desember 2011

Surat Sederhana untuk Ibu dan Bapak

Buat Ibu tersayang :p ,

Pertama, aku cuma pengen bilang kalau ibu itu orang nomor 1 terpenting yang ada di hidupku setelah Allah dan Nabi Muhammad tentunya. Ibu udah terlalu banyak berkorban buat anakmu yang kadang bandel ini. Bukan maksud aku buat ngrepotin dan nyusahin Ibu. Tapi, niatnya cuma satu, aku pengen lebih deket sama Ibu. Kalau lagi jauh dari rumah kayak gini, orang pertama yang aku kangenin tu ibu, soalnya ibu yang paling perhatian.Tiap aku mau pulang, ibu yang heboh mau masak macem-macem.
Thanks for all, Mom.. Makasih banyak buat segala kasih sayangmu. Tanpa Ibu, aku nggak akan seperti ini sekarang. Tapi aku juga mau minta maaf, selama ini belum bisa jadi anak yang baik buat Ibu. Aku janji ke depannya akan lebih baik lagi. Aku janji untuk selalu pegang kata-kata Ibu, " Jangan pernah berkat 'tidak mungkin' dalam melakukan sesuatu, karena hanya Allah yang berhak memutuskan segalanya." :D Kata-kata itu yang selalu membuat aku yakin dalam setiap langkahku.Mungkin ucapan terima kasih saja sangat tidak cukup. Tapi untuk saat ini, hanya itu yang bisa aku ucapkan. Jadi, beribu-ribu terima kasih untukmu, Ibu..
Dian sayang ibu...
You're the one and the only one

-----

Buat bapak,

Bapak itu orang terpenting buat aku setelah Ibu, hahaha. Tapi bedanya tipis kok. Bapak Ibu sama pentingnya buat aku. Bapak dari kecil sering aku repotin. Dulu, kalau lagi nanam tanaman, aku sering iseng nyabutin.Kalau Bapak barusan benerin alat apa gitu, aku yang ngerusakin lagi. Kalau aku sakit, Bapak yang cepet-cepet manggil dokter. Sampai segede ini pun, tiap mau ke Bandung (dulu ke Semarang), Bapak yang selalu mau nganterin atau paling nggak nungguin sampai bus nya berangkat. Bapak juga yang hobi was-was kalau aku pulang ke rumah naik kereta atau bus sendirian (Ibu juga, biasanya lebih heboh malah).
Banyak banget hal yang aku lakukan dan itu cukup menyusahkan Bapak. Maaf kalau Bapak sering capek gara-gara aku. Satu hal yang aku pengen Bapak tahu, aku selalu bangga jadi anak Bapak dan aku selalu ingin jadi orang kayak Bapak. Makasih, Bapak, atas segala nasihat yang diberikan,. atas ajaran untuk selalu jujur, ikhlas dan bertanggungjawab, selalu menjadi anak soleh dan selalu teguh memperjuangkan mimpi. Aku janji mimpi itu akan ku raih. Entah dalam waktu cepat atau lambat, tapi aku tetap janji akan mewujudkannya.Demi masa depanku, demi Bapak, demi Ibu, demi semuanya.. Dan aku berjanji sesulit apapun hari yang aku jalani, aku akan melewatinya dengan senyuman. Sesuai apa motto kita. "Hari ini lebih baik daripada hari kemarin. Dan hari esok akan lebih baik daripada hari ini." :D



GKU Timur, ITB
Kamis, 1 Desember 2011
pukul 11.43 WIB