Laman

Minggu, 29 Januari 2012

Masa Libur Semester 1

Oke, masa libur ITB dimulai dari tanggal 20 Desember 2011 hingga 23 Januari 2012.
Libur ini sebenarnya kurang menyenangkan untuk saya karena beberapa hal.. Tapi ada juga yang menyenangkan.. Saya ceritakan saja kronologinya..

1. Minggu pertama saya habiskan di SMA saya, Semesta, bersama kakak kelas saya (biasa dipanggil Ita). Kami di sana untuk mengasah otak sambil mencari hiburan, hehe. Melihat ekspresi wajah adik -adik kelas yang pusing mengerjakan soal memang hiburan yang cukup berarti menurut saya. *evillaugh*
Selain itu di sana saya bertemu mantan guru terbaik saya (Mr. Ali Evmez) dan teman sekelas saya dulu (Dhini), juga makan enak (karena ada Zumre-rapat guru Pasiad- yang sedang dilangsungkan). Tapi sayangnya, hari H saya pulang laptop saya tiba-tiba rusak.*sedih*

2. Minggu kedua (yang diakhiri Tahun Baru) saya habiskan di rumah saja untuk melepas rasa rindu terhadap gubug kami dan tentu saja para penghuninya :) Di hari kedua saya di rumah, adik saya mulai beraksi utak-atik barang-barang saya, terutama kamera. Dia langsung saja cekrak-cekrik sana-sini. Dan foto itu adalah foto hasil narsisnya sendiri..
Di rumah, hari-hari saya dipenuhi dengan TV, TV, dan TV. Setidaknya lumayan menjadi pengganti laptop. Efeknya saya jadi suka Rafael Smash dan saya hafal lagu boy-girlband Indonesia serta band-band lama yang sudah lama tidak saya dengar lagunya. Ckckck..

ADA CINTA

SM*SH version




Ada cinta yang kurasakan
saat bertatap dalam canda
Ada cinta yang kaugetarkan
saat kuresah dalam harap
Oh indahnya.. Cinta..


Pernah kuragu akan sikapmu
Tapi mengapa kini semuanya indah?
Oh resahnya..


Ada cinta yang kurasakan
saat bertatap dalam canda
Ada cinta yang kaugetarkan
saat kuresah dalam harap
Oh indahnya..

Welcome 2012 !!

Hmm, ini pertama kalinya saya mengucapkan selamat datang kepada tahun 2012.. Bahkan saat pergantian tahun pun saya tidak mengucapkan "Selamat Tahun Baru" atau sejenisnya secara langsung maupun melalui media sosial dan kepada siapa pun.
Kenapa?
Karena..
Nggak papa sih, males aja, hehe.
Entah kenapa mendekati akhir taun mood jauh dari kata bagus.. Ditambah laptop sayang ini rusak. Yaaah, sempurna sudah hidup ini (lebay kumat). Sudah terhitung sebulan lebih saya memendam unek-unek saya. Mungkin bukan memendam lebih tepatnya, tapi melampiaskan. (what's the diference?)
Jadi, mungkin akan ada post bertubi-tubi disini yang tidak lain adalah curcol saya. :p
Akhir kata,
pesan  buat tahun ini : "2012, berpihaklah padaku"

Jumat, 02 Desember 2011

Surat Sederhana untuk Ibu dan Bapak

Buat Ibu tersayang :p ,

Pertama, aku cuma pengen bilang kalau ibu itu orang nomor 1 terpenting yang ada di hidupku setelah Allah dan Nabi Muhammad tentunya. Ibu udah terlalu banyak berkorban buat anakmu yang kadang bandel ini. Bukan maksud aku buat ngrepotin dan nyusahin Ibu. Tapi, niatnya cuma satu, aku pengen lebih deket sama Ibu. Kalau lagi jauh dari rumah kayak gini, orang pertama yang aku kangenin tu ibu, soalnya ibu yang paling perhatian.Tiap aku mau pulang, ibu yang heboh mau masak macem-macem.
Thanks for all, Mom.. Makasih banyak buat segala kasih sayangmu. Tanpa Ibu, aku nggak akan seperti ini sekarang. Tapi aku juga mau minta maaf, selama ini belum bisa jadi anak yang baik buat Ibu. Aku janji ke depannya akan lebih baik lagi. Aku janji untuk selalu pegang kata-kata Ibu, " Jangan pernah berkat 'tidak mungkin' dalam melakukan sesuatu, karena hanya Allah yang berhak memutuskan segalanya." :D Kata-kata itu yang selalu membuat aku yakin dalam setiap langkahku.Mungkin ucapan terima kasih saja sangat tidak cukup. Tapi untuk saat ini, hanya itu yang bisa aku ucapkan. Jadi, beribu-ribu terima kasih untukmu, Ibu..
Dian sayang ibu...
You're the one and the only one

-----

Buat bapak,

Bapak itu orang terpenting buat aku setelah Ibu, hahaha. Tapi bedanya tipis kok. Bapak Ibu sama pentingnya buat aku. Bapak dari kecil sering aku repotin. Dulu, kalau lagi nanam tanaman, aku sering iseng nyabutin.Kalau Bapak barusan benerin alat apa gitu, aku yang ngerusakin lagi. Kalau aku sakit, Bapak yang cepet-cepet manggil dokter. Sampai segede ini pun, tiap mau ke Bandung (dulu ke Semarang), Bapak yang selalu mau nganterin atau paling nggak nungguin sampai bus nya berangkat. Bapak juga yang hobi was-was kalau aku pulang ke rumah naik kereta atau bus sendirian (Ibu juga, biasanya lebih heboh malah).
Banyak banget hal yang aku lakukan dan itu cukup menyusahkan Bapak. Maaf kalau Bapak sering capek gara-gara aku. Satu hal yang aku pengen Bapak tahu, aku selalu bangga jadi anak Bapak dan aku selalu ingin jadi orang kayak Bapak. Makasih, Bapak, atas segala nasihat yang diberikan,. atas ajaran untuk selalu jujur, ikhlas dan bertanggungjawab, selalu menjadi anak soleh dan selalu teguh memperjuangkan mimpi. Aku janji mimpi itu akan ku raih. Entah dalam waktu cepat atau lambat, tapi aku tetap janji akan mewujudkannya.Demi masa depanku, demi Bapak, demi Ibu, demi semuanya.. Dan aku berjanji sesulit apapun hari yang aku jalani, aku akan melewatinya dengan senyuman. Sesuai apa motto kita. "Hari ini lebih baik daripada hari kemarin. Dan hari esok akan lebih baik daripada hari ini." :D



GKU Timur, ITB
Kamis, 1 Desember 2011
pukul 11.43 WIB                    

Selasa, 22 November 2011

Menang dan Kalah

Di depan meja belajar kamar 5B,
22 November 2011 sekitar pukul 00 dini hari


      Dua jam yang lalu saya masih berada di kampus tepatnya di basement CC Barat, sekre PSTK. 
Maklum, H-5 pagelaran "Gatotkaca in Love". Sekalian pamer lah ya.. :p

     Minggu ini benar-benar masa hectic pokoknya. Bagaimana tidak? Berbagai tugas menumpuk dari mulai tugas TTKI, hingga poster KPIP yang masih belum jelas nasibnya di kelompok saya.. (sedih sekali). Belum lagi kuis-kuis yang menanti. Tidak cukup sampai disitu, hari Jumat sore UTS 2 Fisika. So cool isn't it? Dan jeng-jeng-jeng-jeng, hari Sabtu pagelaran. Hmmm, sepertinya memang akan sedikit menyiksa diri. Terutama, badan yang harus tahan karena terlalu sering menerima hembusan sang angin malam. Tapi, yaudah lah ya (kata-kata anak FTSL), tidak ada gunanya banyak mengeluh tanpa bekerja. You'll get what you want as long as you do it sincerely.. :)

       Seperti yang saya tulis tadi, saya pulang malam lagi hari ini kemarin karena persiapan pagelaran. Tetapi hari ini lain. Hari ini saya terganggu oleh 2 hal. Yaitu handphone yang bergetar-getar dan suara TV yang terdengar samar-samar dari sekre. Handphone yang bergetar tadi ternyata karena banyaknya sms masuk yang isinya serupa.

Minggu, 13 November 2011

Homesick Stadium 4

Kamar 5B, Asrama Putri ITB, Kanayakan, Bandung
13 November 2011, pukul 21.10 WIB
(2 hari setelah Dirgahayu HUT ke-177 Temanggung tercinta)




       Entah mengapa, sejak minggu lalu saya benar-benar merasa homesick. Mungkin karena minggu lalu pertama kalinya saya merayakan hari raya tanpa keluarga saya (sediiiiiihhhh). Ditambah lagi 12 hari lagi UTS II dimulai. Fisika, oh, fisika, mengapa dirimu begitu sulit untuk kupahami dan kukenal lebih jauh? Eh, bukan mengenal lebih jauh, sejujurnya saya sama sekali tidak ingin masuk jurusan fisika karena saya sudah cukup pusing di TPB ini. Jadi, fisika, mendekatlah kepadaku untuk tahun ini saja, karena tahun depan kita sudah tidak berjumpa lagi (insya Allah, amin.. :p) Oke, kembali ke topik semula.. Yaitu ke-homesick-an yang sedang saya alami.
       Sejak dulu, saya terbiasa hidup bersama keluarga saya, bahkan menginap di tempat saudara pun jarang. Ibu saya juga sering berkata , "Anakku ki pancen rada aneh kok, nek bocah-bocah umume ki ora betah neng omah, luwih seneng dolan. Nek anak-anakku luwih seneng neng omah turu apa ngancani ibu-bapakne timbangane lunga.." Itu komentar ibu dulu saat saya dan kakak saya masih kecil. Mungkin karena kebiasaan itu saya jadi sering merasa kangen rumah. Tapi, setidaknya parameter 'sering' untuk saya dan kakak saya tidak sama. Saya sendiri, merasa benar-benar merindukan suasana rumah sekitar 2-3 bulan setelah saya pergi. Sedangkan kakak saya hanya sekitar 2-3 minggu setelah dia pergi. Hahahaha.. Jauh sekali ya?
       Yang saya keluhkan karena homesick ini adalah.. saya jadi sering galau.. huhuhu.

Sabtu, 12 November 2011

Euforia TPB Cup

Jadi, TPB Cup itu semacam pertandingan olahraga yang diselenggarakan ITB bagi mahasiswa TPB. Ada banyak cabang sebenarnya, tapi kelihatannya yang paling digemari dan begitu ramai adalah 'futsal'. Entah mengapa, rasa-rasanya baik supporter maupun pemain sangat heboh menjelang pertandingan  dan saya juga tertular. Apalagi para pembuat yel-yel yang super bersemangat dalam mendemonstrasikan yel-yel yang akan dipertunjukkan saat pertandingan berlangsung.
Pertama melihat, komentarnya hanya 2 kata : "sumpah ya?".
Why?
Tidak lain dan tidak bukan itu karena saya tidak ingin menjatuhkan image saya dengan bergerak-gerak semacam itu. (modus utama: mengubah image di SMA menjadi image yang baru di kampus ini) Tapi apa daya, karena saya terhanyut dalam semaraknya TPB Cup (berasa apa gitu 'hanyut'), akhirnya saya juga 'terhanyut' untuk bergerak-gerak seperti tadi (hahahaha :D)
Tambah lagi, anak FMIPA membuat slayer bertuliskan FMIPA 2011 yang berwarna p**k sebagai atribut supporter, perlu diketahui warnanya bukan warna yang lucu imut-imut, tetapi lebih ke p**k yang menurut saya ehm nor*k (maaf ya, kawan-kawan). But, there's nothing vain in this world. Memakai si P*NKY berujung kemujuran bagi tim futsal kami. di leg pertama ini 4 tim futsal FMIPA berhasil mengalahkan tim lawan (alhamdulillah ya..)
Dan yang terpenting, hal ini membuat kami (tidak hanya saya) ketagihan untuk menonton lagi :P
Forza FMIPA ITB!!

"aku anak MIPA, dia anak MIPA, semua ingin MIPA jadi JUARA..."  **nada Cherrybelle-Dilema 
GSG ITB, 11 November 2011